MENATAP MANADO DENGAN PIDATO

Tentu teman-teman masih ingat lomba pidato bahasa Jepang di gedung IPTEKS lalu kan!

Nah, pada tanggal 23-24 Mei lalu senpai kita yang berhasil meraih juara 1,2,3 yaitu Pipit Senpai, Akmal Senpai, dan Ade Senpai dikirim ke Manado untuk mengikuti lomba sejenis tingkat SULAWESI.

Tanpa pendamping mereka berangkat menuju Hotel Sentral Manado dengan uang yang ternyata kurang karena salah perhitungan.

Lomba diadakan di Hotel Sahid Kawanua, tak terlalu jauh dari tempat mereka menginap. Dengan peserta berjumlah 10 orang dari Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

Akhirnya dengan keringat dingin mengucur menanti pengumuman juara, ditetapkan juara ke-3 adalah Akmal Senpai dengan judul pidato Shakking no Shukang (kebiasaan meminjam). Juara ke-2 diraih oleh tuan rumah Gladis Senpai dari STLBA dengan judul Nezumi (tikus), juga peraih juara 2 tahun lalu. Selanjutnya juara pertama diraih oleh Pipit Senpai, masih dengan tema yang sama pada saat lomba di Makassar yaitu Mahasiswa Masa Kini.

Ada catatan dari para juri di sana, PERBANYAK KOSA KATA.

Nah tuk teman-teman yang berencana ikut lomba ini tahun depan, dari sekarang persiapkan ya.

Ganbatte!

Iklan

DEBU oi…

8 april 2008

”Anak-anak angkat tangan siapa yang merasa bolos kemarin?”

Pertanyaan itu mungkin yang akan dilontarkan seorang guru di sekolah jika ia melihat murid di kelasnya berkurang secara serentak.

Untunglah kita sudah kuliah, jadi sang dosen tak sempat lagi mengurusi siapa yang bolos atau tidak. Lagipula seandainya sempat, itu bukanlah hal yang wajar. Bukan urusan mereka. Ya, paling nilai yang berkurang, tapi itu urusan belakang.

Seperti yang terjadi hari ini, setelah kelas bercakap, boro-boro buru-buru ke kelas selanjutnya, sebelas penyandang gelar Niji 07-yang kebelet nonton konser Debu malah berbelok arah ke kantor jurusan menemui Imelda Sensei sang pemegang undangan. Bagaiman bisa masuk tanpa undangan? Untung saja sensei membolehkan keseblasan ini mengekor. Siapa saja mereka?

Inilah nominasinya…hehehe…maksudnya inilah keseblasan itu:

  1. Nurjannah Iskandar
  2. Andi Diah Masita Arsyad
  3. Nurkhasanah Hamid
  4. Riri
  5. Eka Wulandari
  6. Andi Anistaharah
  7. Yenni Kusuma Azis
  8. Zainuddin
  9. Jumadil Sulfahmi
  10. Angelina Repal
  11. Lisa Aisyah Murni

Tapi ternyata saudara-saudara setibanya di sana, personil digenapkan oleh kehadiran Lestari Humairah Niji. Entah masih ada lagi tapi tak terekam oleh kamera penulis. Jadilah sederetan salah satu bangku di Baruga A.Petterani dipenuhi dua belas anak NIJI plus Imelda Sensei yang telah berbaik hati. Tapi siapa sangaka di dalam hati mereka pasti ada yang merasa deg-deg-an sudah bolos kuliah karena ini kali pertama ia bolos. Hahaha…kadang-kadang bandel itu ada untungnya juga ya pemirsa. Mata puas melihat penampilan Mustafa dekaka, eh ada pula yang sempat foto bareng lho.